MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
BAB 9
MANUSIA dan TANGGUNG JAWAB

1.      Pengertian Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang berarti “manusia yang tahu”), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otakberkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atauperempuan. Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagaiputri dan perempuan dewasa sebagai wanita.
Penggolongan lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja, akil balik, pemuda/i, dewasa, dan (orang) tua.
2.      Makna Tanggung Jawab
Adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Macam-macam tanggung jawab :
a.       Tanggung jawab kepada keluarga
b.      Tanggung jawab kepada masyarakat
c.       Tanggung jawab kepada bangsa dan Negara
d.      Tanggung jawab kepada Tuhan
3.      Makna Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan manusia baik yang berupa pikiran, pendapat, ataupun tenaga sebagai perwujudan kestiaan cinta, kasih sayang, hormat, atau suatu ikatan dan semua dilakukan secara ikhlas. Macam-macam pengabdian :
a.       Pengabdian kepada keluarga
b.      Pengabdian kepada masyarakat
c.       Pengabdian kepada Negara
d.      Pengabdian kepada Tuhan  
4.      Makna Kesadaran
Kesadaran berasal dari kata sadar yang artinya tahu, megerti, ingat, terbuka hati/pikirannya untuk berbuat sesuai dengan kata hatinya.

5.      Makna Pengorbanan
Pengorbanan ialah pemberian secara ikhlas yang berupa pikiran, pendapat, harta, waktu, tenaga, bahkan mungkin nyawa, demi cinta, kesetiaan, ikatan suatu, kebenaran dan mungkin juga kesetiakawanan. Macam-macam pengorbanan:
a.       Pengorbanan kepada Keluarga
b.      Pengorbanan kepada Masyarakat
c.       Pengorbanan kepada Bangsa dan Negara
d.      Pengorbanan karena kebenaran
e.       Pengorbanan kepada Agama


Pengertian Tanggung Jawab
          Tanggung jawab menurut kamus bahasa indonesia adalah, keadaan wajib menaggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah berkewajiban menaggung, memikul,menanggung segala sesuatunya,dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati,artinya sudah menjadi bagian hidup manusia ,bahwa setiap manusia di bebani dengan tangung jawab.apabila di kaji tanggung jawab itu adalah kewajiban yang harus di pikul sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat.
Tanggung jawab adalah cirri manusia yang beradab.manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengadilan atau pengorbanan .

DAFTAR PUSTAKA

1.      Mochtar hadi, dkk., Ilmu Busaya Dasar, UNS, Surakarta, 1986.
2.      Suyadi M.P., Drs., Buku Materi Pokok Ilmu Budaya Dasar , Universitas Terbuka, Jakarta, 1985.
3.      M. Habib Mustopo, Manusia dan Budaya, Kumpulan Essay, Ilmu Budaya Dasar, Usaha Nasional, Surabaya, 1983.
4.      Pudjawiyatna,Prof,Ir.,Etika Filsafat Tingkah Laku, PT.Binsa Aksara, Jakarta, 1982.
5. Hartono, Drs, dkk., Ilmu Budaya Dasar, CV. Pelangi, Surabaya.
6. M. Munandar Soelaeman, Ilmu Budaya Dasar, Suatu Pangantar, PT. Eresco, Bandung, 1987.

Komentar

Postingan Populer